Kamis, 29 September 2016

Hening


Ada saat-saat dimana rasa sakit menyisakan gelap di wajahmu. Sedih pun serasa mencabik, memadamkan api yang susah payah engkau nyalakan. Kenyataan itulah yang mesti engkau pelajari.

Bukan..
Bukan karena engkau tak pantas. Bukan pula karena engkau tak layak. IA mencintaimu, maka dipilihkanNya sebuah episode khusus untukmu. IA hanya ingin melihatmu berusaha. IA hanya rindu padamu, tuk berserah. Belajarlah tuk melapangkan hati, menerima dengan penuh keikhlasan. Bahwa memang seperti itulah hidup.

Di suatu rentang waktu, ia terkadang berlari, terkadang ia cuma melangkah perlahan. Ia pernah berkompromi, namun ia juga pernah menyengatmu dengan terik yang mengharuskanmu untuk berteduh.

Ada luka yang mesti engkau hadapi dan obati sendirian. Ada rasa percaya yang perlu ditumbuh suburkan, meski di sekitarmu tengah sibuk memenjarakan perasaan, pikiran, dan harapannya dalam hal-hal yang membuatnya susah tuk berpijak.

Janganlah ragu tuk terus bertumbuh. Sebab semesta selalu ada untuk menyambutmu. Ia membutuhkan teduhnya akhlakmu, jernihnya pemikiranmu, juga harum karya-karyamu. Agar lebih banyak awan tercipta tuk meneduhkan yang lain. Agar hujan turun lebih deras dan lebih lama, menyegarkan jiwa-jiwa yang sedang kemarau.

Kelak jika senyumanmu bersabut amarah, tak usah tunduk, lantas menyerah. Di detak kewarasan, kita sama-sama tahu, bahwa hidup itu untuk dijalani, disyukuri. Tengadahkanlah tanganmu kala engkau berada di persimpangan. Redam lelahmu, bersama birunya doa-doa.

Ingatlah, aku akan selalu menjadi pulangmu,
menjelma lengan-lengan doa yang mendekap.
Kapan pun engkau mau.


-Ry



Read More

Selasa, 20 September 2016

Menguatkan


"bahkan yang terlihat kuat pun perlu ada yang menguatkan, kan?" katamu.

Ya, hidup memang seperti itu bukan?
Awan membutuhkan angin, agar ia mampu bergerak lebih jauh, menaungi lebih banyak lagi. Mimpi-mimpi membutuhkan usaha agar ia mewujud nyata. Sebuah senyuman, ia membutuhkan kesedihan agar kebaikan terasa begitu nyata. Anak, membutuhkan orangtua nya tuk mengarahkan jalan, pun orangtua membutuhkan anaknya tuk memegang dan menuntun di kala renta. 

Senja membutuhkan awan, agar langit mendapatkan perhatian para manusia. Pun matahari membutuhkan bulan, agar malam tetap hangat oleh cahayanya. Hidup, memang tercipta agar masing-masing pelakunya saling mengenal. Agar mereka saling melengkapi. Karena mereka saling membutuhkan. 

Tetaplah bersandar padaNya.
Dengan membuat mereka yang ada di sekitarmu tetap tersenyum.
Karena dari senyum mereka, perlahan akan engkau temukan jawaban pertanyaanmu.
Bahu yang dengan sukarela dapat engkau sandari.
Dan mengatakan semua akan baik-baik saja..


Read More

Senin, 12 September 2016

Bersujud


Fotonya hasil jepretan pribadi

Ilmumu, seharusnya terus bersujud.
Rumah tanggamu, seharusnya terus bersujud.
Pekerjaanmu, seharusnya terus bersujud.
Duka dan Sukamu, seharusnya terus bersujud.
Tawa dan Tangismu, seharusnya terus bersujud.
Kata dan Akhlakmu, seharusnya terus bersujud.

Karena pada tiap sujudmu, terbangunlah semesta untukmu.
Semesta yang berisi rahmatNya. Semesta yang berisi ampunanNya.
Tak inginkah engkau?

Read More

Jumat, 26 Agustus 2016

Jumat, 12 Agustus 2016

Talentamu, untuk Akhiratmu

Ambillah sebagian waktumu, lalu duduklah bersama Allah. Bercakap-cakaplah. Mungkin dari percakapanmu, engkau mampu untuk tahu dan mengenali kekuatan serta kelemahanmu. Dan jika kekuatan itu tidak membuatmu lalai dariNya, minta lah pertolonganNya, agar kekuatanmu bertambah. Jika kekuatan itu tidak merusak dirimu, mintalah padaNya agar setiap episode hidup yang diperkenalkanNya padamu makin menajamkan talenta yang sudah dititipkan.

Lalu fokuslah menggunakan kekuatan itu tuk mengabdi pada satu-satunya agama yang diridhoiNya. Lihatlah kesempatan-kesempatan untuk kepentingan akhirat dengan talentamu. Tinggalkan hal-hal yang baik untuk menjadi amal jariyah untukmu kelak. Berjanjilah, untuk menggunakannya memperkuat agama Allah. Karena semua talenta, semua usaha, semua kecerdasan, sejatinya adalah sebentuk upaya dari makhluk yang tak berdaya tuk memohon ampunan Rabbnya yang Maha Merajai segala sesuatunya... Bukankah tujuan dari semua yang dilakukan di dunia ini adalah untuk mendapatkan ampunanNya di padang mahsyar kelak?


Jakarta, 23 Agustus 2016
Nasihat untukku, dan juga untukmu..

Read More