Cemburu

17.23

Mungkin pernah aku cemburu.
Pada hebat dari beberapa manusia yang lain..
Pada pijak-pijak keberhasilan mereka menjejakkan karya..
Mungkin pernah aku cemburu.
Pada ia yang kucintai dalam diam..
Mungkin pernah aku cemburu...

Tapi,
Pernahkah ku terpikir,
Mungkin aku telah dicemburui,
oleh MU ya Rabb..


7 komentar

  1. pertanyaan sama dariku untukmu, Tuhan :(

    BalasHapus
  2. tanpa sadar, sebenernya banyak loh orang diluar sana yg ingin menjadi seperti kita. Walau kita sekarang ini bukan siapa-siapa

    BalasHapus
  3. setuju ma komennya antaresa...


    aku cemburuuuuuuuu aku cemburuu #song
    hee

    BalasHapus
  4. Singkat, tapi ngena.. bermakna :)

    BalasHapus
  5. hanya saja tak ada alasan Sang Khalik mencemburui kita...

    mungkin pernah aku cemburu
    kepada mereka si penabung ikhlas...

    BalasHapus
  6. @Yuni:
    Terima Kasih kunjungannya..
    Mari senantiasa bertanya kepada diri. Sudahkah kita lebih baik dari kemarin? :)

    @Antaresa & mba Selvi:
    Terima Kasih sudah mampir ya..
    Sepakat, sangat sepakat dengan komentar kalian. Itulah gunanya kita perlu tuk "melihat ke bawah". Melihat ke bawah kan membuat kita lebih bersyukur akan apa yang sedang kita miliki saat ini..
    Tapi, inti tulisan ini di paragraf dua lho.. ;)

    @Youko:
    Waahhh.. Sudah sudi tuk mampir di sini. Terima kasih ya..
    Insya Allah berguna untukmu juga ya.. :)

    @Uty:
    Eh, mampir.. Thanks ya..
    Itu adalah ccemburu yang positif saya kira. Aku juga, selalu cemburu dengan mereka yang senantiasa ikhlas dalam episode hidup mereka. Tentang cemburu, seandainya kita lebih memilih pekerjaan dibanding waktu shalat, mungkinkah Sang Khalik cemburu dalam kondisi seperti itu? IA kita duakan oleh ciptaanNYA sendiri.. mungkin saja kan?^^v

    BalasHapus
  7. penuh makna pastinya...

    tanpa disadari yah? Alloh itu justru cemburu sama kita :)

    BalasHapus

My Instagram