4 komentar:

  1. Biru, kamu candu.
    Terimakasih, lukaku perlahan tersisih.

    Redam,
    perlahan.

    Terimakasih, candumu tak termaafkan.

    BalasHapus
  2. Mari berharap, ia adalah candu yang membaikkanmu di hadapanNYA.

    BalasHapus
  3. Semoga. Doa yang sama untukmu dan siapa saja yang mengharapkan kebaikan dan perbaikan dalam setiap langkahnya.

    BalasHapus
  4. Hai biru. Tetap semangat ya! Jangan lunturkan warnamu.

    BalasHapus